Rabu, 19 Maret 2014

Menghargai Hak Cipta orang lain dan dampak pelanggarannya

Menghargai Hak Cipta orang lain dan dampak pelanggarannya

 

Dampak Pelanggaran Hak Cipta


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memerlukan sumber daya yang baik dari segala aspek, terlebih dari aspek sumber daya manusia. Hasil karya cipta, dalam hal ini karya cipta yang terkait dengan perangkat lunak, sudah sepantasnya mendapat penghargaan yang layak agar di masa mendatang tercipta karya-karya yang lebih baik.

Pelanggaran hak cipta dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi umumnya terjadi pada karya cipta peranti lunak atau software. Bentuk pelanggarannya dapat berupa:
a. duplikasi atau penggandaan perangkat lunak proprietary tanpa ijin
b. penjualan perangkat lunak bajakan
c. instalasi perangkat lunak bajakan ke dalam harddisk
d. modifikasi perangkat lunak tanpa ijin.

Pelanggaran atas hak cipta seseorang akan dikenai sanksi hukum sesuai dengan pasal 72 Undang-Undang Hak Cipta No. 19 Tahun 2002 yang menyatakan :
a. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.5.000.000.0000,00 (lima miliar rupiah).
b. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
c. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)


Menghargai Hak Cipta Orang Lain


Setiap manusia yang menciptakan sebuah karya tentu akan merasa senang bila hasil karyanya mendapat pengharaan. Penghargaan tersebut dapat bermacam-macam bentuknya. Dalam kaitannya dengan teknologi informasi dan komunikasi, ada banyak cara untuk menghargai hak cipta orang lain.
Dampak negatif dari tidak diindahkannya undang-undang hak cipta adalah maraknya pembajakan. Kegiatan pembajakan merupakan perbuatan yang dikategorikan sebagai pelanggaran hukum. Pembajakan merupakan perbuatan yang dapat merugikan banyak pihak, baik secara kreativitas maupun secara ekonomi. Dewasa ini, pembajakan terkait karya cipta tidak hanya terjadi pada ruang lingkup seni seperti film, musik, atau karya seni lain, tetapi juga meluas pada karya-karya perangkat lunak komputer. Di masyarakat telah umum beredar barang-barang teknologi informasi dan komunikasi legal, termasuk perangkat lunak komputer yang dijual bebas sebagai hasil dari penggandaan tanpa ijin. Perbuatan seperti ini jelas melanggar hukum dan pelakunya dapat diajukan ke pengadilan.

Sebagai warga negara yang baik, sudah sepantasnya kita menghargai hak cipta orang lain, misalnya dengan cara berikut ini.
1. Selalu menggunakan perangkat lunak yang legal dan berlisensi. Legal dan berlisensi tidak selalu berarti kita harus membayar untuk mendapatkannya. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan sistem operasi Linux yang legal dan berlisensi tanpa harus membayar.
2. Tidak melakukan penggandaan software-software ilegal.
3. Selalu menggunakan perangkat lunak untuk hal-hal positif.
4. Tidak mengubah atau memodifikasi program komputer yang memang tidak boleh diubah atau dimodifikasi oleh pembuatnya.
5. Tidak menyalahgunakan perangkat lunak untuk berbagai hal yang melanggar hukum.



Perangkat Lunak Komputer

Perangkat Lunak Komputer

 
Perangkat lunak (software) atau disebut juga dengan peranti lunak adalah sebuah program komputer yang menjembatani pengguna komputer dan perangkat keras yang sedang digunakannya. Dengan kata lain, perangkat lunak merupakan penerjemah antara manusia sebagai orang yang memberi instruksi dan komputer sebagai pihak yang menerima instruksi.

Dilihat dari fungsinya, perangkat lunak komputer terbagi menjadi dua kategori, yakni perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi. Perangkat lunak sistem adalah perangkat lunak yang berhubungan langsung dengan komponen-komponen perangkat keras komputer, perawatan maupun pemrogramannya. Perangkat lunak sistem meliputi:

1.  Sistem operasi, yaitu perangkat lunak yang bertugas mengontrol dan melakukan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti pengolah kata dan browser web. Komputer tidak dapat menjalankan perangkat lunak aplikasi yang sangat kita butuhkan jika tidak memiliki sistem operasi di dalamnya. Dewasa ini, tersedia berbagai pilihan sistem operasi, misalnya Linux, Unix, FreeBSD, Solaris, Macintosh dan Microsoft Windows.

2.  Kita akan belajar menggunakan sistem operasi Linux. Mengapa kita menggunakan Linux? Sebab Linux merupakan perangkat lunak open source yang bisa kita gunakan secara bebas dan memiliki banyak keunggulan dibanding sistem operasi lainnya. Bersifat bebas atau gratis tidak berarti sistem operasi Linux tidak berkualitas. Sistem operasi ini telah teruji dari sisi keamanan. Bahkan kini banyak perusahaan maupun pengguna perorangan yang bermigrasi ke sistem operasi Linux.

3.  Bahasa pemrograman, yaitu intruksi dan aturan yang tertuang dalam bentuk kode-kode yang diberikan pada komputer untuk melaksanakan suatu tugas. Manusia memberikan instruksi yang dimengerti komputer melalui bahasa pemrograman, dan komputer akan menerjemahkannya. Berdasarkan levelnya, bahasa pemrograman dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:
    - low level language (contohnya bahasa Assembly)
    - middle level language (contohnya bahasa C dan C++)
    - high level language (contohnya bahasa BASIC dan Pascal)
 
4.  Program utility, yaitu perangkat lunak yang ditujukan untuk melengkapi kinerja sistem operasi dan meningkatkan kinerja komputer. Salah satu contoh program utility adalah antivirus. Sistem operasi biasanya tidak dilengkapi dengan antivirus. Karena itu kita harus menambahkan sendiri program utility ini. Contoh lain program utility adalah program untuk mempartisi hardisk dan merapikan file-file yang tersebar di hardisk (disebut defragmentasi).

Selain perangkat lunak sistem, komputer membutuhkan perangkat lunak aplikasi agar edapat menangani pekerjaan-pekerjaan spesifik kita. Perangkat lunak aplikasi adalah perangkat lunak yang berfungsi membantu manusia menyelesaikan suatu pekerjaan pada bidang tertentu. Karena jenis pekerjaan spesifik semacam itu sangat banyak, jenis perangkat lunak aplikasi pun tidak kalah banyaknya. Contoh perangkat lunak aplikasi adalah pengolah presentasi, OpenOffice.org Impress yang berguna untuk membuat slide-slide presentasi. Ada pula OpenOffice.org Calc yang dapat kita gunakan untuk melakukan perhitungan-perhitungan, baik perhitungan matematika, statistik, ekonomi, maupun perhitungan lain.





Aplikasi Perkantoran

Aplikasi Perkantoran


Aplikasi perkantoran adalah kumpulan perangkat lunak aplikasi yang berfungsi menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan administrasi perkantoran. Administrasi perkantoran biasanya meliputi surat-menyurat, perhitungan menggunakan tabel, presentasi dan pembuatan bagan. Meski disebut aplikasi perkantoran, aplikasi-aplikasi tersebut sebenarnya tidak hanya bermanfaat di lingkungan kantor. Anda sebagai siswa memerlukan aplikasi perkantoran untuk mengetik tugas-tugas dari guru. Aplikasi perkantoran yang paling umum digunakan bersama sistem operasi Linux adalah OpenOffice.org. Selain OpenOffice.org, ada pula K-Office, sebuah perangkat lunak bawaan dari KDE.


1. OpenOffice.org Writer

Jika Anda sudah terbiasa membuat tugas menggunakan program pengolah kata, tentu tidak sulit untuk beradaptasi dengan perangkat lunak OpenOffice.org Writer. Software ini dapat Anda gunakan untuk mengolah berbagai dokumen seperti surat, makalah, skripsi, dan proposal. Perangkat lunak OpenOffice.org Writer memiliki fitur-fitur pengolah kata profesional lainnya.

Fitur-fitur OpenOffice.org Writer antara lain:
        - auto correct
        - auto complete
        - auto format
        - style and formating
        - text frame
        - table
        - indexing

Gambar 6.1. Openwriter

Selain kaya akan fitur, OpenOffice.org mendukung beragam format file pengolah kata yang lengkap. Format file pengolah kata adalah ekstensi yang menyertai setiap kali file yang dibuat dengan program pengolah kata. OpenOffice.org Writer dapat menyimpan atau membaca file-file dengan format odt, doc, rtf, txt, html, swx, dan xml. Dukungan file yang lengkap seperti itu tentu memudahkan pertukaran file antar pengguna komputer. Sebagai ilustrasi, seorang siswa yang membuat file makalah berformat doc dengan Microsoft Word tidak akan kesulitan ketika harus menyalin atau membaca file tersebut di komputer rekannya yang hanya memakai OpenOffice.org Writer sebagai aplikasi pengolah kata.

Untuk membuka OpenOffice.org Witer, pilih menu Application → Office → OpenOffice.org Word Processor.

Di layar monitor akan muncul tampilan seperti tampak pada Gambar 6.1. Jika tampilan seperti itu sudah muncul, berarti Anda siap menggunakan OpenOffice.org Writer untuk mengetik atau me-layout dokumen. Perintah-perintah dasar OpenOffice.org Writer dapat Anda lihat pada menu File seperti yang tampak pada Gambar 6.3. Keterangan untuk perintah-perintah tersebut tercantum pada Tabel 6.1.

Gambar 6.2 Menu untuk membuka OpenOffice.org Writer

Gambar 6.3 Menu File pada OpenOffice.org Writer

Menu
Fungsi
New
Membuat file baru dengan beberapa pilihan, yaitu text document, spreadsheet, dan presentation
Open
Membuka file OpenOffice.org (tidak harus OpenOffice.org Writer)
Recent Document
Membuka file-file yang baru sudah dibuka atau dibuat
Close
Menutup layar kerja
Save
Menyimpan file, baik yang sudah memiliki nama file atau belum memiliki nama file
Save as
Menyimpan file dengan nama lain atau path lain
Save all
Menyimpan semua file yang sedang dibuka
Export as PDF
Mengkonversi file OpenOffice.org Writer menjadi file PDF (Portable Document Format)
Print
Mencetak file
Exit
Keluar dari program aplikasi
Tabel 6.1 Operasi dasar OpenOffice.org Writer

 Pengoperasian OpenOffice.org Writer ini secara rinci akan Anda pelajari di semester berikutnya. Saat ini, hal pokok yang harus Anda kuasai adalah operasi-operasi dasar OpenOffice.org Writer seperti membuka, menyimpan, dan menutup aplikasi tersebut.


2. Open Office.org Calc

Linux menyediakan beragam aplikasi spreadsheet untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan perhitungan. Secara umum, perangkat lunak ini berbentuk tabel yang terdiri dari kolom dan baris dimana Anda dapat memasukkan angka berikut fungsi-fungsi perhitungannya. Contoh spreadsheet yang berjalan pada sistem operasi Linux adalah Gnumeric, Kspread, dan OpenOffice.org Calc. Jika sebelumnya Anda pernah mengenal aplikasi spreadsheet lain, tampilan OpenOffice.org Calc tentu tidak asing bagi Anda. Seperti halnya OpenOffice.org Writer, OpenOffice.org Calc juga mampu membaca file-file yang dibuat menggunakan aplikasi spreadsheet lain. Untuk mengaktifkan OpenOffice.org Calc, Application → Office → OpenOffice.org Spreadsheet. Setelah aplikasi ini terbuka, Anda tinggal memasukkan angka-angka yang akan Anda olah.

Gambar 6.4 Tampilan OpenOffice.org Calc

Pada OpenOffice.org Calc dikenal istilah baris dan kolom. Baris adalah garis vertikal yang dinomori dengan angka 1, 2 3 dan seterusnya, sedangkan kolom adalah baris horizontal yang ditandai dengan abjad A,B,C dan seterusnya. Pertemuan antara kolom dan baris disebut dengan cell. Kumpulan beberapa cell disebut range. OpenOffice.org Calc merupakan aplikasi yang mampu melakukan perhitungan, analisis, dan pengelolaan data-data yang berupa angka. Sebagai contoh, jika Anda memasukkan angka 10 pada cell B2 dan angka 2 pada cell C2, kemudian memasukkan rumus =B2*C2 ke cell D2 dan menekan <enter>, maka Anda akan mendapati bahwa cell D2 secara otomatis akan terisi angka 20. Angka tersebut berasal dari perkalian antara angka yang ada di cell B2 dan angka yang ada di cell C2. Fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh OpenOffice.org Calc antara lain:
        - Fasilitas kalkulasi, yaitu fasilitas untuk mengerjakan tugas perhitungan dan analisis statistik.
        - Fasilitas fungsi logika, yaitu fasilitas untuk menjalankan rumus-rumus logika IF
        - Fasilitas penyusunan data, yaitu fasilitas untuk menyusun lembar kerja, menyajikan atau menyembunyikan kisaran data tertentu, melakukan perhitungan total dan subtotal atau melakukan pemformatan tertentu
        - Fasilitas database, yaitu fasilitas untuk melakukan penyusunan data dan filtering data.
        - Fasilitas grafik, yaitu fasilitas untuk menyajikan data yang berupa grafik

Pengoperasian OpenOffice.org Calc tidak jauh berbeda jauh dengan pengoperasian aplikasi sejenis seperti Kspread, Gnumeric, atau Microsoft Excel. Perintah-perintah dasar pada menu File yang terdapat di OpenOffice.org Calac dapat Anda lihat pada Gambar 6.5.

Gambar 6.5 Menu File pada OpenOffice.org Calc

Secara umum, menu File pada OpenOffice.org Calc tidaklah berbeda dengan menu File pada OpenOffice.org Writer. Perbedaan hanya terletak pada menu Save atau Save As, dimana dukungan terhadap format file disesuaikan dengan format file spreadsheet. Format file yang didukung oleh OpenOffice.org Calc ditampilkan pada Gambar 6.6.

Gambar 6.6 Format file yang didukung OpenOffice.org Calc

Secara default, file OpenOffice.org Calc akan disimpan dengan format .ods. Namun demikian, banyak format file lain yang didukung oleh OpenOffice.org Calc dan dapat Anda gunakan seperti dbase, xls, dan lain-lain. Hal ini tentu memudahkan pertukaran file-file spreadsheet antara pengguna OpenOffice.org Calc dan pengguna aplikasi spreadsheet lainnya. Pengoperasian OpenOffice.org Writer ini secara rinci akan Anda pelajari di kelas XI. Pada bagian ini Anda cukup mengetahui bahwa ada aplikasi spreadsheet yang bersifat open source dan dapat Anda pergunakan untuk membuat tabel perhitungan, membuat laporan keuangan, membuat pembukuan akuntansi, mengolah data-data statistik, dan mengolah data menjadi grafik.


3. OpenOffice.org Impress


Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara-cara mengungkapkan gagasan dari cara tradisional menjadi cara yang lebih mudah dan modern. Dahulu, kita mengenal sebuah alat yang bernama OHP (Over Head Projector). Dengan OHP, data dan informasi dapat disampaikan dengan lebih jelas. Anda cukup membuat slide pada selembar plastik transparansi, kemudian OHP akan memancarkan isi slide tersebut ke layar yang lebih besar. Sayangnya, OHP tidak dapat menyajikan data-data multimedia (suara dan animasi). Selain itu, Anda akan menemui kesulitan jika harus menyajikan informasi baris per baris. Kelemahan-kelemahan OHP tersebut sirna dengan hadirnya proyektor LCD. Berkat proyektor LCD, kita dapat membuat slide presentasi dengan komputer, dan menyajikannya secara menarik dengan perangkat lunak pengolah presentasi. Slide yang dibuat menggunakan perangkat lunak presentasi memiliki banyak keunggulan karena slide tersebut dapat disisipi file animasi, audio, dan film. Dalam sistem operasi Linux, Anda dapat menggunakan OpenOffice.org Impress untuk membuat slide presentasi. Langkah untuk membuka OpenOffice.org Impress adalah memilih Application → Office → OpenOffice.org Presentation.

Gambar 6.7 Tampilan depan openoffice impress

Impress sudah menyediakan banyak template yang menarik. Selain itu, OpenOffice.org Impress juga menyediakan dukungan multimedia yang baik. Dalam tiap-tiap slide, Anda dapat menyisipkan suara, animasi, bahkan film agar slide presentasi yang anda buat semakin menarik. OpenOffice.org Impress mendukung beberapa format file, termasuk ppt (presentasi yang dibuat dengan aplikasi Microsoft PowerPoint). Jika Anda sudah membuat file presentasi dengan Microsoft PowerPoint, Anda tetap dapat membukanya pada OpenOffice.org Impress.

Aturan-aturan Hak Cipta Perangkat Lunak

Aturan-aturan Hak Cipta Perangkat Lunak


Aturan hak cipta terkait dengan perangkat lunak komputer diatur dalam Undang-undang Negara Republik Indonesia No 19 Tahun 2000 yang terdiri dari 15 bab dan 78 pasal. Sebelumnya, negara kita pernah memiliki Undang-undang Hak Cipta, yaitu:
- Undang-undang No. 6 Tahun 1982
- Undang-undang No. 7 Tahun 1987
- Undang-undang No. 12 Tahun 1997 Undang-undang Hak Cipta dibuat untuk melindungi hasil karya atau ciptaan dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Berikut ini kutipan dari Undang-undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2002: Pasal 49
a. Pelaku memiliki hak eksklusif untuk memberikan izin atau melarang pihak lain yang tanpa persetujuannya membuat, memperbanyak, atau menyiarkan rekaman suara dan/atau gambar pertunjukkannya.
b. Produser rekaman suara memiliki hak eksklusif untuk memberikan izin atau melarang pihak lain yang tanpa persetujuannya memperbanyak dan/atau menyewakan karya rekaman suara atau rekaman bunyi.

Dalam bidang perangkat lunak atau software, ada beberapa istilah yang berkaitan dengan hak paten. Selain itu, ada beberapa definisi yang menunjukkan status sebuah software yang perlu kita ketahui. Istilah-istilah tersebut adalah:

Perangkat Lunak Berpemilik (Propietary)
Perangkat lunak berpemilik (proprietary) adalah perangkat lunak yang tidak bebas atau pun semi-bebas. Seseorang dapat dilarang, atau harus meminta izin, atau akan dikenakan pembatasan lainnya jika menggunakan, mengedarkan, atau memodifikasinya.

Perangkat Lunak Komersial
Perangkat lunak komersial adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh kalangan bisnis untuk memperoleh keuntungan dari penggunaannya. Komersial dan kepemilikan adalah dua hal yang berbeda. Kebanyakan perangkat lunak komersial adalah berpemilik, tapi ada perangkat lunak bebas komersial, dan ada perangkat lunak tidak bebas dan tidak komersial.

Perangkat Lunak Semi-Bebas
Perangkat lunak semi-bebas adalah perangkat lunak yang tidak bebas, tapi mengizinkan setiap orang untuk menggunakan, menyalin, mendistribusikan, dan memodifikasinya (termasuk distribusi dari versi yang telah dimodifikasi) untuk tujuan tertentu. Perangkat lunak semi-bebas jauh lebih baik dari perangkat lunak berpemilik, namun masih ada masalah karena seseorang tidak dapat menggunakannya pada sembarang sistem operasi.

Public Domain
Perangkat lunak public domain adalah perangkat lunak tanpa hak cipta. Ini merupakan kasus khusus dari perangkat lunak bebas non-copyleft (lihat GNU/GPL), yang berarti bahwa beberapa salinan atau versi yang telah dimodifikasi bisa jadi tidak bebas sama sekali. Terkadang ada yang menggunakan istilah public domain secara bebas yang berarti cuma-cuma atau tersedia gratis. Namun public domain merupakan istilah hukum yang artinya tidak memiliki hak cipta. Untuk jelasnya, lebih baik kita menggunakan istilah ``public domain'' dalam arti tersebut, serta menggunakan istilah lain untuk mengartikan pengertian yang lain.

Freeware
Istilah freeware tidak terdefinisi dengan jelas, tetapi biasanya digunakan untuk paket-paket yang mengizinkan pendistribusian kembali tanpa modifikasi (kode programnya tidak tersedia). Paket-paket ini bukan perangkat lunak bebas.

Shareware
Shareware ialah perangkat lunak yang mengizinkan orang-orang untuk meredistribusikan salinannya, tetapi mereka yang terus menggunakannya diminta untuk membayar biaya lisensi. Dalam praktiknya, orang-orang sering tidak mempedulikan perjanjian distribusi dan tetap menggunakan perangkat lunak tersebut meski sebenarnya perjanjian tidak mengizinkannya.

GNU General Public License (GNU/GPL)
GNU/GPL merupakan sebuah kumpulan ketentuan pendistribusian tertentu untuk mengcopyleft-kan sebuah program (copyleft adalah awan kata dari copyright). Proyek GNU menggunakannya sebagai perjanjian distribusi untuk sebagian besar perangkat lunak GNU. Sebagai contoh adalah lisensi GPL yang umum digunakan pada perangkat lunak Open Source. GPL memberikan hak kepada orang lain untuk menggunakan sebuah ciptaan asalkan modifikasi atau produk derivasi dari ciptaan tersebut memiliki lisensi yang sama. Kebalikan dari hak cipta adalah public domain. Ciptaan dalam public domain dapat digunakan sekehendaknya oleh pihak lain.

Sumber Terbuka (Opensource)
Konsep Perangkat Lunak Sumber Terbuka (Open Source Software) pada intinya adalah membuka kode sumber (source code) dari sebuah perangkat lunak. Konsep ini terasa aneh pada awalnya dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat lunak. Dengan mengetahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain semestinya dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Konsep open source sebenarnya hanya sebatas itu. Artinya, perangkat lunak open source tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita buka kode-sumber-nya, mempatenkan algoritmanya, mendaftarkan hak cipta, dan tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial (alias tidak gratis). Definisi open source yang asli seperti tertuang dalam OSD (Open Source Definition) mencakup:
- Free Redistribution
- Source Code
- Derived Works
- Integrity of the Authors Source Code
- No Discrimination Against Persons or Groups
- No Discrimination Against Fields of Endeavor
- Distribution of License
- License Must Not Be Specific to a Product
- License Must Not Contaminate Other Software

Hak Atas Kekayaan Intelektual

Hak Atas Kekayaan Intelektual


Hak atas Kekayaan intelektual adalah pengakuan hukum yang memungkinkan pemegang hak (atas) kekayaan intelektual tersebut mengatur penggunaan gagasan-gagasan dan ekspresi yang diciptakannya dalam jangka waktu tertentu. Istilah 'kekayaan intelektual' mencerminkan bahwa hal tersebut merupakan hasil pikiran atau intelektualitas, dan bahwa hak kekayaan intelektual dapat dilindungi oleh hukum sebagaimana bentuk hak milik lainnya

Hak atas Kekayaan Intelektual sering disingkat HKI dan secara umum lebih sering dikenal HAKI. Objek yang diatur dalam HAKI menyangkut karya-karya manusia yang lahir akibat kemampuan intelektualnya. HAKI dibagi menjadi dua yaitu:
- hak cipta atau copyright
- hak kekayaan industri atau industrial property right Ruang lingkup hak cipta meliputi karya-karya baik berupa barang, lagu, tulisan, desain dan sebagainya.

Hasil-hasil karya semacam itu dapat didaftarkan ke Departemen Kehakiman sehingga dilindungi oleh undang-undang. Pada dasarnya, setiap hasil karya/cipta manusia dapat didaftarkan ke departemen kehakiman agar mendapat perlindungan hukum.

Di Indonesia, undang-undang hak cipta mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2002. Seseorang atau lembaga yang mendaftarkan hasil karyanya kepada lembaga yang berwenang akan mendapatkan perlindungan hukum.

Dalam Undang-undang RI No 19 tahun 2002 tersebut dijelaskan bahwa:
a. Hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan, memperbanyak ciptaannya, atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.
c. Ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau sastra.
d. Pemegang hak cipta adalah pencipta sebagai pemilik hak cipta atau pihak yang menerima hak tersebut dari pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut.
e. Pengumuman adalah pembacaan, penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran, atau penyebaran suatu ciptaan dengan menggunakan alat apapun, termasuk media Internet, atau melakukan dengan cara apapun sehingga suatu ciptaan dapat dibaca, didengar, atau dilihat orang lain.
f. Perbanyakan adalah penambahan jumlah sesuatu ciptaan, baik secara keseluruhan maupun bagian yang sangat substansial dengan menggunakan bahan-bahan yang sama ataupun tidak sama, termasuk mengalihwujudkan secara permanen atau temporer (sementara).
g. Program komputer adalah sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema, ataupun bentuk lain yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut.

Etika dan Ketentuan dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi

Etika dan Ketentuan dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi



 
Etika berasal dari bahasa Yunani ethikos yang berarti timbul dari kebiasaan. Etika mencakup analisis dan penerapan nilai-nilai seperti benar, salah, baik, buruk dan tanggung jawab. Etika dan moral harus diterapkan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Meski berupa dunia digital, teknologi informasi dan komunikasi hanyalah media yang dikendalikan oleh manusia.

Salah satu contoh penerapan etika dalam teknologi informasi dan komunikasi adalah netiket atau etika dan sopan santun berkomunikasi melalui Internet. Meski komunikasi melalui Internet banyak terjadi melalui tulisan dan simbol, namun pengguna Internet harus menjaga tutur katanya dan menerapkan etika yang baik. Jika seseorang memiliki etika yang baik, maka orang tersebut juga memiliki moral yang baik. Begitu juga sebaliknya.

Dalam hal penggunaan perangkat lunak, etika serta moral berkaitan erat dengan hak seseorang, yakni pembuat perangkat lunak tersebut. Pembuat perangkat lunak telah bekerja keras untuk berkarya sehingga hasil karyanya itu patut dihargai dan dilindungi dengan undang-undang. Indonesia sebagai negara hukum memiliki undang-undang yang mengatur hak atas kekayaan intelektual.

Selain memperhatikan etika dan moral, penggunaan komputer dan alat-alat teknologi informasi dan komunikasi lainnya harus juga memperhatikan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja. Penggunaan perangkat keras yang tidak sesuai prosedur dapat mendatangkan dampak negatif bagi pengguna. Dalam dunia kerja, terlebih dunia kerja yang sifatnya massal dan besar, faktor-faktor kesehatan dan keselamatan kerja perlu diperhatikan dengan saksama.

Mengenal Jaringan Komputer

Mengenal Jaringan Komputer


Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan untuk melakukan komunikasi data. Hubungan antara dua komputer atau lebih tersebut dapat terjadi melalui media kabel maupun nirkabel (tanpa kabel). Adapun data yang dikomunikasikan dapat berupa data teks, suara, gambar, atau video.

Sejarah jaringan komputer dimulai pada tahun 1940 di Amerika Serikat melalui proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan kelompok riset Harvard University yang dipimpin oleh Howard Aiken. Saat itu, proyek tersebut hanya bertujuan untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer sehingga dapat dipakai bersama. Pada tahun 1950, saat komputer mulai berkembang dan superkomputer lahir, muncullah kebutuhan akan sebuah komputer yang mampu melayani banyak terminal. Kemudian ditemukanlah konsep TSS (Time Sharing System) atau sistem antrian. Pada tahun 1969, terbentuklah jaringan komputer pertama yang disebut ARPANET.

Manfaat atau keuntungan dibangunnya jaringan komputer adalah:
a. komputer-komputer yang saling terhubung dapat melakukan sharing file maupun sharing folder, yaitu pemakaian file atau direktori secara bersama-sama
b. dngan adanya penyimpanan file terpusat (file server), file atau data yang ada di server dapat saling dibagi
c. memungkinkan pemakaian aplikasi secara bersama-sama oleh multiuser
d. memudahkan kita membackup data (membuat data cadangan)
e. memungkinkan kita untuk mendapatkan data terbaru/terkini secara cepat.

Ada dua cara untuk mengelompokkan jenis jaringan komputer, yaitu:
a. jaringan komputer berdasarkan area atau luas wilayah
b. jaringan komputer berdasarkan topologi (bentuk) jaringan
c. jaringan komputer berdasarkan media transmisi.

1. Jaringan Komputer Berdasarkan Area atau Luas Wilayah

Berdasarkan area atau luas wilayah, jaringan komputer dibedakan menjadi tiga, yaitu:
LAN (Local Area Network)
MAN (Metropolitan Area Network)
WAN (Wide Area Network)
LAN atau Local Area Network adalah jaringan komputer untuk area yang tidak begitu luas. Batasan ukuran luas LAN adalah satu gedung. Contoh LAN adalah jaringan yang terdapat di sekolah-sekolah yang menghubungkan komputer milik siswa, komputer milik guru dan komputer milik bagian administrasi.
Dalam LAN kita dapat workgroup atau kumpulan dari beberapa komputer atau user yang melakukan sharing resources atau berbagi sumber daya. Sebagai contoh, workgroup guru terdiri dari user guru1, guru2, guru3 dan seterusnya, sedangkan workgroup siswa terdiri dari user siswa1, siswa2 dan seterusnya. Penggunaan workgroup seperti ini akan memudahkan penanganan atau manajemen jaringan.

Manfaat penggunaan LAN adalah:
-  setiap user dapat melakukan pertukaran file (sharing file) secara mudah
-  setiap user dapat berbagi pakai printer (printer sharing)
-  setiap user dapat menyimpan data secara terpusat (file server)
-  setiap user dapat saling berkomunikasi menggunakan komputer.


MAN atau Metropolitan Area Network adalah jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer dalam suatu kota. Contoh jaringan ini adalah jaringan antar beberapa sekolah dalam satu kota. Konsep MAN sama seperti LAN, yakni melakukan sharing resources atau berbagi pakai sumber daya, hanya saja lingkupnya lebih luas.


WAN atau Wide Area Network adalah jaringan komputer dengan cakupan geografis paling luas hingga menjangkau pulau lain, negara lain, benua lain, bahkan luar angkasa. WAN biasanya merupakan kumpulan dari sejumlah LAN dan MAN. Contoh penerapan WAN adalah jaringan yang dimiliki bank berskala nasional. Bank "A" yang berkantor pusat di Jakarta memiliki kantor cabang di Surabaya, Makasar, dan Denpasar. Bank "A" juga membuka cabang di luar negeri yakni di Singapura, Malaysia, dan Filipina. Di setiap cabang, bank tersebut memiliki kantor sendiri dengan sejumlah karyawan dan fasilitas lengkap termasuk ATM (Automatic Teller Machine). Untuk mendapatkan informasi akurat transaksi keuangan dari seluruh cabang, Bank "A" membuat jaringan komputer yang termasuk dalam kategori WAN.


Keuntungan penggunaan WAN adalah:
a.  komputer server untuk pusat data dapat dibuat terpusat di satu lokasi
b.  komunikasi antarkantor cabang dapat dilakukan menggunakan e-mail atau chatting  yang lebih murah biayanya dibanding komunikasi telepon
c.  dokumen dapat dikirim dalam bentuk surat elektronik sehingga mengurangi biaya dan kerumitan pengiriman dokumen melalui kantor pos.



2. Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi Jaringan (Bentuk)

Ada beberapa topologi (bentuk) yang diterapkan pada jaringan komputer, yaitu:
a.  topologi bus atau linier
b.  topologi ring (cincin)
c.  topologi star (bintang)
d.  topologi tree (pohon)
e.  topologi mash (web)

Topologi bus banyak digunakan untuk jaringan yang ruang lingkupnya kecil. Jaringan  bertopologi bus biasanya menggunakan kabel koaksial berikut konektornya. Alur kerja jaringan bertopologi bus dapat dijelaskan sebagai berikut. Sebelum kartu jaringan mengirim data, ia akan terlebih dahulu melihat kepadatan trafik atau lalu lintas jaringan. Data akan dikirim dalam antrian jika kondisi trafik kosong. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya collision atau tabrakan data yang mengakibatkan data tidak sampai ke tujuan.

Topologi bus memiliki kelebihan, yaitu infrastrukturnya sederhana dan hemat kabel. Namun topologi bus juga memiliki kekurangan, yaitu:
a.  jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer saja, seluruh semua jaringan akan mati
b.  membutuhkan terminator pada kedua ujung kabel utama
c.  jika terjadi kerusakan, sangat sulit menemukan titik kerusakan
d.  tidak dapat digunakan untuk jaringan skala besar.


 
Jaringan dengan topologi ring atau cincin menghubungkan beberapa komputer dimana ujung-ujung jaringan tersebut dipertemukan kembali sehingga membentuk lingkaran. Pada topologi ring, ada sebuah komputer yang berfungsi sebagai token atau kendaraan yang akan mengantarkan data. Token ini akan mengantarkan data melalui media transmisi hingga sampai tujuan. Dalam topologi ring kemunginkan terjadinya collision (tumbukan data) dapat dihilangka. Hanya saja biaya untuk membangun jaringan dengan topologi ini relatif lebih mahal. Selain itu, tingkat kesulitan untuk memelihara dan memperbaiki jaringan relatif tinggi.

Gambar 2.40. Topologi Ring.


Pada jaringan bertopologi star atau bintang, setiap komputer terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau konsentrator. Semua data akan melewati konsentrator tersebut sebelum dikirim ke tujuan. Fungsi hub atau konsentrator adalah mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan. Selain itu hub juga berfungsi sebagai repeater atau penguat sinyal. Keuntungan menggunakan topologi star adalah:
a.  infrastrukturnya relatif mudah dibangun
b.  jika terjadi kerusakan pada salah satu titik jaringan, koneksi jaringan secara keseluruhan tidak terganggu
c.  kesalahan atau kerusakan yang terjadi mudah dideteksi.

Kekurangan topologi star adalah:
a.  pemakaian kabel relatif lebih banyak dibandingkan dengan topologi bus
b.  jika hub rusak maka seluruh jaringan yang terhubung melewati hub tersebut akan terganggu
c.  biaya pembangunnya relatif lebih mahal dibandingkan topologi bus.


Jaringan dengan topologi tree merupakan paduan jaringan bertopologi bus dan jaringan bertopologi star. Topologi ini memungkinkan pengembangan jaringan yang telah ada. Keuntungan topologi tree ini adalah:

a.  instalasi jaringan dari titik ke titik pada masing-masing segmen
b.  didukung oleh banyak hardware dan software. Akan tetapi, topologi tree juga memiliki kekurangan, yaitu:
a.  panjang segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan
b.  jika jaringan utama rusak, maka keseluruhan segmen ikut rusak
c.  sulit dikonfigurasi, termasuk sistem pengkabelannya.

Topologi mash atau web sering pula disebut topologi jaring. Dinamakan mash karena setiap komputer akan terhubung ke setiap komputer yang tersambung. Pada praktiknya, topologi ini jarang digunakan karena membutuhkan banyak sekali kabel dan sulitnya dikonfigurasi. Biasanya model ini hanya diterapkan pada WAN atau Internet (karena itu disebut topologi web). Keuntungan topologi mash ini adalah memungkinkan komunikasi data melalui banyak jalur sehingga jika salah satu jalur terputus, masih ada jalur lain yang dapat digunakan.

3. Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisi (Media Penghatar)
Media transmisi adalah media penghantar data yang dapat berupa kabel atau gelombang elektromagnet. Secara fisik, ada tiga jenis media penghantar data, yaitu kabel, gelombang elektromagnetik (wireless) dan satelit.

Jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer antara lain adalah: Kabel UTP merupakan jenis kabel yang paling banyak digunakan untuk membangun jaringan komputer. Kabel ini memiliki 4 bagian dan setiap bagian memiliki 2 serat. Spesifikasi kabel UTP antara lain memiliki jangkauan data maksimal 100 meter, dihubungkan dengan konektor RJ45, memiliki beberapa kategori, yaitu kategori 1, 2, 3, 4, dan 5.
a.  kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
b.  kabel STP (Shielded Twisted Pair)
c.  kabel koaksial
d.  kabel fiber optic.

Kabel STP memiliki ciri-ciri fisik mirip dengan kabel UTP. Hanya saja kabel ini sangat sensitif terhadap sinyal radio dan listrik. Kabel STP sering digunakan pada topologi token ring.

Kabel koaksial adalah kabel yang memiliki satu konduktor tembaga di tengahnya. Lapisan plastik isolator terletak di antara konduktor dan lapisan pengaman serat besi. Lapisan serat besi tersebut membantu menutupi gangguan dari lampu listrik, kendaraan dan komputer. Kabel ini rentan terhadap gangguan sinyal-sinyal tertentu. Ada dua tipe kabel koaksial, yaitu tipe RG-58 yang mampu menjangkau jarak 200 meter dan tipe RG-8 yang mampu menjangkau jarak 500 meter.

Kabel fiber optic atau serat optik mempunyai kemampuan mentransmisikan sinyal melewati jarak yang paling jauh dengan kecepatan paling tinggi. Jangkauan kabel serat optik dapat mencapai 2000 meter.




Wireless
Jaringan wireless atau sering disebut WLAN (Wireless Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio, sinar inframerah (IR) atau sinar laser sebagai medium. Karena tidak memerlukan kabel, jaringan wireless sangatlah praktis digunakan.

Sinar inframerah banyak digunakan untuk komunikasi tanpa kabel jarak dekat. Sistem yang menggunakan sinar inframerah mudah dibuat dan relatif murah harganya. Hanya saja, sinar inframerah memiliki keterbatasan karena tidak mampu menembus tembok atau benda gelap. Contoh paling sederhana penggunaan sinar inframerah adalah remote control televisi. Pada alat komunikasi, sinar inframerah juga digunakan sebagai media pertukaran antar telepon seluler.
Gelombang radio, frekuensi radio atau RF (radio frequency) dalam jaringan tanpa kabel yang lebih luas. Teknologi ini juga diterapkan pada siaran radio, televisi, telepon cordless/ wireless, dan Internet.
 
 
Gambar 2.47. Wireless LAN.

 

Satelit
Jaringan telekomunikasi menggunakan satelit sangat tepat untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit dicapai oleh jaringan kabel maupun jaringan wireless konvensional. Selain itu, komunikasi satelit dapat dipilih untuk menjangkau area geografis yang lebih luas. Salah satu contoh jaringan telekomunikasi menggunakan satelit adalah VSAT. Komunikasi dengan VSAT terjamin keamanannya dan cepat. Sistem ini jauh lebih sulit disadap dibanding dengan komunikasi radio maupun komunikasi menggunakan kabel. Keuntungan pemakaian VSAT adalah:
-  kecepatan transfernya tinggi
-  jaringan akses langsung ke router ISP dengan keandalan mendekati 100%.

Sistem VSAT banyak diterapkan pada mesin-mesin ATM (Automatic Teller Machine), televisi berlangganan, dan telepon satelit.


Rangkuman

Teknologi informasi dan komunikasi adalah pengembangan teknologi dan aplikasi komputer maupun teknologi berbasis komunikasi untuk memproses, menyajikan, dan mengelola data serta informasi. Teknologi informasi dan komunikasi mencakup pembuatan perangkat keras (hardware) komputer dan komponen-komponennya, pengembangan perangkat lunak (software) komputer serta berbagai jasa yang berhubungan dengan komputer, dan pembuatan komponen dan jasa yang berkaitan dengan perlengkapan komunikasi.

Komputer merupakan alat utama dalam teknologi informasi dan komunikasi.
Menurut fungsinya, peralatan komputer dapat dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:
-  alat input (masukan)
-  alat proses
-  alat storage (penyimpanan)
-  alat output (keluaran)

Dua atau lebih komputer dapat dihubungkan sehingga dapat saling berkomunikasi dan membentuk jaringan komputer.

Ada beberapa model jaringan komputer, yakni:
-  topologi bus
-  topologi star
-  topologi tree
-  topologi ring
-  topologi mash

Berdasarkan letaknya, jaringan komputer dibagi menjadi tiga, yaitu:
-  Local Area Network (LAN)
-  Metropolitan Area Network (MAN)
-  Wide Area Network (WAN)

Berdasarkan media transmisi atau media penghantarnya, jaringan komputer dibagi menjadi dua, yaitu:
-  jaringan kabel (wireline)
-  jaringan tanpa kabel (wireless)


Istilah Terkait Jaringan Komputer : pengertian jaringan, perangkat jaringan komputer, perangkat komputer, pengertian jaringan komputer, pengertian komputer, topologi jaringan, topologi, jaringan internet, komputer dan jaringan, topologi jaringan komputer, jaringan komputer lan, jaringan lan, i wireless, cricket, cricket wireless, hp, wireless printer, verizon wireless, verizon, wireless adapter, wireless tv, att, wireless router, att wireless, at&t wireless, at&t, wireless network, wireless internet




Menjalankan Program Aplikasi

Menjalankan Program Aplikasi


Pada saat menggunakan komputer, Anda perlu menjalankan beberapa perangkat lunak aplikasi. Karena itu, dalam bagian ini kita akan membahas cara menjalankan perangkat lunak aplikasi pada sistem operasi Linux. Sistem operasi Linux memiliki banyak aplikasi yang otomatis terinstall pada saat kita menginstall sistem operasi tersebut. Jenis perangkat lunak aplikasi yang disertakan dalam paket Linux sangat bervariasi, mulai dari aplikasi perkantoran, grafis, pemrograman, multimedia, hingga aplikasi untuk menjelajahi Internet. Anda dapat menambahkan perangkat lunak aplikasi lain sesuai kebutuhan Anda. Aplikasi tambahan dapat Anda peroleh langsung dari Internet atau CD/DVD repository.
 
Agar mendapatkan manfaat optimal dari perangkat lunak aplikasi, Anda perlu belajar tentang bagaimana membuka atau menjalankan perangkat lunak aplikasi, bagaimana membuat dokumen baru, bagaimana menyimpan dokumen, dan bagaimana membuka kembali dokumen yang Anda buat. Di bagian ini Anda akan mencoba menjalankan beberapa program aplikasi (pembahasan yang lebih lengkap akan Anda temui pada Bab 6). Perangkat lunak aplikasi yang akan Anda jalankan pada bagian ini adalah:
    - Text Editor
    - Terminal
    - Take Screenswarm
    - Home folder

Pada sistem operasi Linux, aplikasi-aplikasi di atas dikelompokkan dalam sub menu
Accessories. Untuk membukanya, pilih menu Application → Accessories. Setelah Anda pilih, akan tampak tampilan seperti pada Gambar 1.11.
 
Gambar 1.11 Menu Accessories

Program-program yang masuk dalam menu Accessories seperti yang tampak pada Gambar 1.11 bisa jadi berbeda antara satu komputer dengan komputer lain. Hal itu terjadi karena ada beberapa aplikasi lain yang ditambahkan atau dihilangkan dari menu Accessories.
 
Text Editor adalah perangkat lunak aplikasi yang dapat Anda gunakan sebagai editor beragam bahasa pemrograman seperti HTML, PHP, C++, dan bahasa lainnya. Untuk membuka Text Editor, pilih menu Application → Accessories → Text Editor.

 

Gambar 1.12 Text Editor Gedit atau GNOME Editor

Perhatikan Gambar 1.12. Nama aplikasi yang tampak pada Gambar 1.12 adalah Gedit, yang merupakan singkatan dari GNOME Editor. Setelah aplikasi Gedit terbuka, Anda dapat mengetikkan teks pada lembar kerja yang tampil. Di bagian atas, terdapat menu-menu utama seperti File, Edit, View, Search, Tools, Document dan Help. Di bawah menu utama terdapat ikon-ikon untuk mempercepat perintah. Gambar 1.13 dan Tabel 1.1 menjelaskan ikon-ikon yang ada pada Gedit dan kegunaannya. Sebagai latihan, Anda dapat menulis sebuah catatan, kemudian menyimpannya di folder Home.

Gambar 1.13 Menu dan ikon Gedit

New Open Save Print Undo Redo Cut Membuat file baru Membuka file yang sudah dibuat sebelumnya Menyimpan file Mencetak file Membatalkan suatu perintah Kembali ke proses sebelum pembatalan Memotong atau menyimpan file ke dalam clipboard Copy Paste Find Replace Menggandakan suatu file atau objek teks Menempatkan atau menempelkan file yang ada di clipboard Mencari teks pada halaman yang terbuka Mengganti suatu teks dengan teks lain.
 .
Ikon
Fungsi
New
Membuat file baru
Open
Membuka file yang sudah dibuat sebelumnya
Save
Menyimpan file
Print
Mencetak file
Undo
Membatalkan suatu perintah
Redo
Kembali ke proses sebelum pembatalan
Cut
Memotong atau menyimpan file ke dalam clipboard
Copy
Menggandakan suatu file atau objek teks
Paste
Menempatkan atau menempelkan file yang ada di clipboard
Find
Mencari teks pada halaman yang terbuka
Replace
Mengganti suatu teks dengan teks lain
  Tabel 1.1 Keterangan ikon Gedit
 
Aplikasi berikutnya yang akan kita bahas adalah Terminal. Terminal berfungsi untuk mengetikkan perintah Linux dalam modus command line atau perintah tertulis. Pembahasan mengenai command line yang lebih lengkap akan Anda jumpai pada Bab 4. Untuk membuka Terminal, Anda dapat memilih menu Application → Accessories → Terminal.

Gambar 1.14 Tampilan Terminal

Agar dapat menggunakan Terminal, Anda terlebih dulu harus mengenal perintah-perintah Linux seperti ls, cd, cp, mv, mkdir dan perintah lainnya. Kemudian, command line atau perintah tadi Anda ketikkan pada layar Terminal. Tekan Enter sebagai tanda eksekusi. Sebagai latihan, Anda dapat mencoba beberapa perintah berikut ini:
ls <enter> ls / <enter> ls /etc <enter>
 
Tampilan layar Terminal dapat Anda modifikasi dengan cara memilih menu Edit Current Profile. Setelah menu Current Profile terbuka, Anda dapat mengganti warna dasar, jenis huruf, ikon dan format tampilan Terminal lainnya. Aplikasi menarik lainnya yang dapat Anda jalankan Take Screenswarm, yaitu sebuah aplikasi yang berfungsi meng-capture gambar pada layar monitor. Sebagai contoh, Anda membuka aplikasi Calculator dan ingin menyimpan gambar aplikasi Calculator tersebut agar Anda dapat menempelkannya pada dokumen yang sedang Anda ketik. Untuk menjalankan Take Screenswarm, Anda dapat memilih menu Application → Accessories Take Screenswarm.

 
Gambar 1.15 Tampilan Take Screenswarm

Gambar 1.15 menunjukkan tampilan Take Screenswarm yang siap digunakan untuk mengcapture gambar di layar monitor. Ada dua pilihan yang dapat Anda ambil pada saat menangkap gambar, yaitu:
a. Grab the whole desktop, artinya menangkap seluruh seluruh area desktop
b. Grab the current window, artinya menangkap objek atau window yang Anda tentukan saja.

Terakhir, Anda dapat menjalankan aplikasi Home Folder. Aplikasi ini sebenarnya merupakan file manager yang berfungsi untuk mengorganisasi file-file di komputer. Untuk menjalankan Home Folder, pilihlah menu Places → Home Folder. Untuk mengakhiri Home Folder, Anda dapat menekan tombol silang atau pilih menu File → Close. Pengoperasian Home Folder akan kita bahas secara detil pada Bab 5.

Gambar 1.16 Tampilan Home Folder
 

Facebook Comments